Namun, hingga kini belum ada kabar dari kelanjutan pelaporan tersebut. Bahkan, pelaku atau pemilik akun tersebut belum berhasil diketahui oleh pihak kepolisian. Pasca itu, bahkan pada Senin (20/5) ini Inggrid tak kelihatan di dalam rapat Paripurna di Gedung DPR RI Senayan Jakarta.
Dihubungi secara terpisah, Inggrid lebih memilih mengomentari tentang kenapa fitnah tersebut sampai muncul di dunia maya. Menurut wanita kelahiran Cianjur, 9 Nopember 1976, ini munculnya isu tersebut bisa jadi, karena menjelang Pemilu 2014.
"Awalnya saya nggak ingin menanggapi yang begini-beginian. Tapi, tuduhan demi tuduhan itu membuat kami panas juga. Bahkan, akun Twitter saya banjir cacian dari orang-orang. Bagi kami, ini terkait penjatuhan karakter, karena kami masih mencalonkan diri di panggung politik lagi, di Pemilu 2014 nanti," papar Inggrid, Senin (20/5), melalui sambungan telepon.
Sang suami, Syarief Hasan pun beberapa waktu lalu juga mengungkapkan hal yang sama, bahwa ini merupakan momen untuk menjatuhkan mereka berdua. Pasutri yang sama-sama berkecimpung di Partai Demokrat ini bahkan mengaku, siap untuk mundur dari jabatan mereka saat ini bila hal itu benar adanya.
"Bila terbukti saya bersalah, saya akan mundur dari jabatan saya sekarang ini," imbuh Syarief yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, wakil Sekjen Partai Demokrat, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ini di rumahnya Jakarta belum lama ini.
reff : http://googlepintar.blogspot.com/2013/05/inggrid-kansil-merasa-dijatuhkan-oleh.html
No comments:
Post a Comment